Laman chat seks

Bisa dari teman-temannya, bisa dari informasi yang dia dapat di buku dan internet, bahkan bisa jadi karena dia sedang atau pernah mengalaminya. Bahkan, seiring dia beranjak dewasa, dia pasti bakal mengalaminya.

Sebagai Kakaknya, kamu harus bijak menanggapi kenyataan ini. Kalau dia perempuan, payudaranya akan tumbuh dan dia akan menstruasi.

Tapi, bukan berarti kamu harus langsung menjelaskan semua yang kamu tahu soal pubertas, seksualitas dan sebagainya.

Kalau dia masih SD, misalnya, mungkin kamu cukup ngejelasin dasar-dasarnya dulu: jelasin sama dia soal menstruasi dan pubertas, tapi mungkin dia belum terlalu perlu dikasih tahu terlalu banyak soal hubungan seks dan penyakit menular seksual. Jangan Remehkan Dia Hanya karena kamu baru tahu soal ciuman saat kamu SMA, bukan berarti adikmu yang masih SMP belum mengerti.

“A woman messaged me back telling me that I could go stay with her, and we’d go partying. I was gone.” Hope says the woman took her to a motel room, where a male accomplice was waiting.

Berikut beberapa tips dan trik dari Sobat ASK buat menghadapi situasi ini. Jangan Panik Pertanyaan kayak begini emang wajar ditanyakan oleh orang yang lagi beranjak dewasa.

Dan bisa jadi, dia bakal nanya-nanya soal ini dari teman-temannya atau sumber enggak jelas yang belum tentu bener. Kalau misalnya kamu enggak hafal dan enggak terlalu mengerti gimana jawab pertanyaannya, enggak ada salahnya kok untuk browsing bareng sama dia, baca-baca bareng dan mencari tahu di situs-situs yang emang bener dan bisa dipertanggungjawabkan isinya.

Dia bakal tahu kebenarannya, atau bakal trauma dan bingung karena penjelasanmu.

Mending kamu kasih jawaban yang jujur dan jelaskan secara terbuka dan dalam suasana yang nyaman dan hangat.

Leave a Reply